Menurut catatan sejarah, kaca sudah
diproduksi sejak tahun 4 SM (Sebelum Masehi) yaitu dengan bahan pasir kuarsit
yang dipanaskan sampai meleleh kemudian dibiarkan dingin, dan terbentuklah benda
keras yang tembus pandang. Gelas merupakan benda padat, dan strukturnya berbeda
dengan keramik. Gelas merupakan senyawa kimia dengan susunan yang kompleks,
diperoleh dengan pembekuan lelehan melalui pendinginan. Bahan baku pembuatan
kaca ada dua kelompok yaitu :
a) bahan yang dibutuhkan dalam jumlah
besar meliputi pasir silika, soda abu, batu kapur, feldspar dan pecahan gelas
(cullet)
b) bahan yang dibutuhkan dalam jumlah
kecil meliputi natrium sulfat, natrium bikroma, selenium dan arang. Pasir
silika, batu kapur dan feldspar sangat melimpah di Indonesia